fadhilat hari raya korban


solat

DALIL PENSYARIATAN
Firman Allah S.W.T dalam surah Al-Kautsar ayat 2 : Maksudnya : “Maka kerjkanlah sembahyang kerana Tuhanmu semata-mata dan sembelihlah korban sebagai bersyukur”.

Allah S.W.T.telah berfirman dalam Surah Al-Haj ayat 37 : Maksudnya: “Daging dan darah binatang korban atau hadiah tidak sekali-kali akan sampai kepada Allah, tetapi yang sampai kepadaNya ialah amal yang ikhlas berdasarkan taqwa dari kamu”.

Sabda Rasulullah S.A.W.:Maksudnya : “Aku diperintahkan dengan menyembelih korban itu dan ia adalah sunat ke atas kamu”. (Hadis riwayat Tirmidzi)

FADHILAT IBADAH QURBAN
Fadhilat yang diperolehi daripada ibadah korban ini amat besar antaranya:
Menambah amal kebajikan. Sabda Rasullah Sallallahu ‘Alaihi Wasallam:Maksudnya: “Korban itu bagi tuannya dengan setiap bulunya adalah kebajikan”. (Hadis riwayat Tirmidzi, Ibnu Majah dan al-Hakim)

Sebagai penebus dosa Sabda Rasullah Sallallahu ‘Alaihi Wasallam kepada Sayyidatina Fatimah:Maksudnya: “Hai Fatimah,berdirilah di sisi korbanmu dan saksikanlah ia, sesungguhnya titisan darahnya yang pertama itu pengampunan bagimu atas dosa-dosamu yang telah lalu”. (Hadis riwayat al-Bazzar dan Ibnu Hibban)

Mendapat tempat yang mulia di sisi Allah.Sabda Rasullah Sallahahu ‘Alaihi Wasallam: Maksudnya: “Wahai manusia, sembelihlah korban dengan mengharapkan pahala daripada Allah dengan darahnya, bahawa sesungguhnya darah korban itu jika ia tumpah ke bumi maka ia akan mengambil tempat yang mulia di sisi Allah Azza Wajalla.” (Hadis riwayat Thabrani)

Rasullah Sallallahu ‘Alaihi Wasallam pernah bersabda: Maksudnya : “Tiada dibuat oleh anak Adam pada Hari Raya Adha akan sesuatu amal yang lebih disukai oleh Allah Ta’ala daripada menumpahkan darah (menyembelih korban). Bahawa korban itu datang pada hari kiamat dengan tunduk-tunduknya, bulu-bulunya dan kuku-kukunya. Sesungguhnya darah korban itu mengambil tempat yang mulia di sisi Allah sebelum darah itu tumpah ke bumi, maka hendaklah kamu buat korban itu dengan hati yang bersih.” (Hadith riwayat Tirmidzi)

Ancaman terhadap orang yang mampu melakukan qurban tetapi tidak melaksanakannya. Daripada Abu Hurairah Radhiallahu ‘anhu katanya, sabda Nabi Sallallahu ‘Alaihi Wasallam:Maksudnya: “Barangsiapa yang ada kemampuan untuk berqurban tetapi tidak melakukannya, janganlah dia hadir bersama kami di tempat sembahyang kami”.

sumber: starlite blogspot

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s